Page 98 - Sastra Lisan dan Nilai Budaya Dayak Ngaju
P. 98
Sastra Lisan dan Nilai Budaya Dayak Ngaju
GLOSARIUM
Axial coding: hasil yang diperoleh dari open coding diorganisir
kembali berdasarkan kategori untuk dikembangkan kearah
proposisi.
Bahasa: sarana bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan sosialnya
untuk berinteraksi atau berhubungan dengan sesamanya.
Budaya: suatu keseluruhan, kompleks yang meliputi pengetahuan,
kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum, adat
istiadat, dan kemampuan yang lain serta kebiasaan yang
didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
Cerita Rakyat: mengisahkan tentang suatu kejadian di suatu tempat
atau asal muasal suatu tempat.
Dayak Ngaju: suku penduduk asli Kalimantan Tengah, suku ini
merupakan masyarakat terbesar yang mendiami Kalimantan
Tengah. Suku ini berdomisili sebagian besarnya di sepanjang
pinggir sungai sungai Kahayan dan sungai Kapuas. Suku
Dayak ini terbagi atas beberapa sub etnis yang masing-
masing memiliki satu kesatuan bahasa, adat istiadat, tradisi,
dan budaya.
Dongeng: cerita yang semata-mata berisi khayalan. Dongeng tidak
dianggap kenyataan apalagi dianggap suci.
Folklor bukan lisan: folklor yang tidak dituturkan dengan bahasa
lisan tetapi murni berupa konsep berpikir yang melahirkan
kebudayaan nonverbal, diantaranya ada yang berwujud
benda, seperti rumah adat, gerakan-gerakan tari, permainan
rakyat, dan lain-lain.
Folklor lisan: folklor yang murni diturunkan secara lisan. bahasa
rakyat, ungkapan tradisional, pertanyaan tradisional seperti
teka-teki, puisi rakyat, prosa rakyat, dan nyanyian rakyat”.
Folklor sebagian lisan: folklor yang disamping dituturkan juga
menggunakan alat bantu lain seperti gendang, dan bunyi-
bunyian lain, atau juga dibantu dengan gerakan anggota
badan, seperti mimik, tari-tarian, mamang (fumam), juga
89

