Page 221 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 221
makmur sesuai dengan firmah Allah “Baldatun
Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur” maka organisasi
Muhammadiyah membentuk dan memberikan otonomi
khusus kepada setiap organisisi bagian yang ada didalamya
untuk berbuat dan mencapai apa yang diinginkan.
Organisasi otonom Muhammadiyah tersebut adalah:
1. A’syiyah yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan
pada Bulan April 1917 sebagai organisasi yang
berfungi untuk memberdayakan ibu-ibu yang
berpotensi dan mampu menberikan peran yang
baik terhadap pembangunan bangsa dan negara
terutama dalam pendidikan putra-putrinya di
rumah dan sebagai motivator kaum lelaki dalam
mengambil langkah dan kebijakan.
2. Nasyi’atul A’syiyah yang berdiri pada tahun 1930.
Sebuah organisasi putri Muhammadiyah yang
berfungsi untuk membina dan usaha kaderisasi
putri-putri Muhammadiyah dalam menjawab
tantangan masa depan yang kompleks dan usaha
memposisikan perempuan dalam andil bagian
pembangunan bangsa dan negara.
3. Pemuda Muhammadiyah yang berdiri pada 2 Mei
1932. Merupakan pelopor gerakan penyempurna
amal usaha dan perjuagnan serta pelangsung
kegiatan dan perjuangan Islam. Organisasi ini pula
yang menggembleng para pemuda Muhammadiyah
agar cakap memimpin usaha pergerakan
kemerdekaan dan pembebasan tanah air.
4. IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) Sebuah
organisasi otonom yang ada pada pada
Muhammadiyah sebagai usaha menciptakan kader-
214 | Asep Solikin

