Page 224 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 224
NAHDLATUL ULAMA
(Kebangkitan Islam)
NU adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang
didirikan oleh K.H Hasyim Asyari dan Abdul Wahab Pada
tanggal 31 Januari 1926. Organisasi ini menganut aliran
Aswaja (Ahli sunah wal jamaah). NU tidak saja sebuah
perkumpulan Keagamaan yang beraliran Ahlu Sunah Wal
Jamaah dengan anggota yang berjumlah ribuan, tetapi juga
merupakan pergerakan ulama dan wadah perjuangan para
Kyai serta ulama, sebagaimana yang tersurat dalam makna
dari kalimat Nahdhatul ulama itu sendiri yang berarti
kebangkitan para ulama atau cendikia. Tujuan didirikannya
adalah untuk memperjuangkan berlakunya ajaran Islam
yang beraliran Aswaja. Dalam memperjuangkan tujuan
tersebut maka NU mengusahakan gerakan amar ma’ruf nahi
munkar, peningkatan hubungan sesama umat Nabi
Muhammad, pendidikan, kebudayaan, dan penggem-
blengan sumberdaya manusia muslim. Tujuan yang luhur
ini berangkat dari kesadaran para kyai dan ulama tersebut
akan tanggung jawab dalam mewujudkan cita-cita
kemerdekaan bangsa dan Negara Kesatuan Repub-lik
Indonesia, tumpah darah NU dan kawasana perjuangannya.
Maka dalam melaksanakan seluruh ide kesadaran
tersebut berge-raklah para kyai dan ulama dalam bidang-
bidang yang dianggap sangat strategis dalam upaya
mewujudkan misi ini. Dan secara keeluruhan NU adalah
lembaga sosial kemasyarakatan yang bergerak dan
berjuang di tengah-tengah masyarakat muslim. Dalam
bidang pemberdayaan muslim inilah organisasi NU
berusaha menciptakan muslim yang berpengetahuan luas,
Menelisik Pemikiran Islam | 217

