Page 303 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 303

Konglomerat  tersebut  kembali  ke  Rahmatullah.  Kuburnya
            dihias  megah  laksana  sebuah  peristirahatan  termewah
            dengan semua perlengkapannya. Pada waktu yang hampir
            bersamaan,  seorang  Tukang  Kayu  yang  sangat  miskin
            mendengar  pengumuman  wasiat  tersebut.  Lalu  Tukang
            Kayu tersebut dengan tergesa-gesa segera datang ke rumah
            Konglomerat  tersebut  untuk  memberitahukan kepada  ahli
            waris akan kesanggupannya.

                 Keesokan  harinya  dikebumikanlah  jenazah  Sang
            Konglomerat. Si Tukang Kayu pun ikut turun ke dalam liang
            lahat  sambil  membawa  Kapaknya.  Yang  paling  berharga
            dimiliki  si  Tukang  Kayu  hanya  Kapak,  untuk  bekerja
            mencari  nafkah.  Setelah  tujuh  langkah  para  pengantar
            jenazah  meninggalkan  area  pemakaman,  datanglah
            Malaikat  Mungkar  dan  Nakir  ke  dalam  kubur  tersebut.  Si
            Tukang kayu menyadari siapa yang datang, ia segera agak
            menjauh dari mayat Konglomerat. Di benaknya, sudah tiba
            saatnya lah si Konglomerat akan diinterogasi oleh Malaikat
            Mungkar  dan  Nakir.  Tapi  yang  terjadi  malah  sebaliknya,
            Malaikat  Mungkar-Nakir  malah  menuju  ke  arahnya  dan
            bertanya,  "Apa  yang  kau  lakukan  di  sini?"  Aku  menemani
            mayat ini selama 40 hari untuk mendapatkan setengah dari
            harta  warisannya",  jawab  si  Tukang  kayu.  Apa  saja  harta
            yang  kau  miliki?",  tanya  Mungkar-Nakir.  "Hartaku  cuma
            Kapak  ini  saja,  untuk  mencari  rezeki",  jawab  si  Tukang
            Kayu. Kemudian Mungkar-Nakir bertanya lagi, "Dari mana
            kau  dapatkan  Kapakmu  ini?"  "Aku  membelinya",  balas  si
            Tukang Kayu. Lalu pergilah Mungkar dan Nakir dari dalam
            kubur tersebut.

                 Besok di hari kedua, mereka datang lagi dan bertanya,
            "Apa  saja  yang  kau  lakukan  dengan  Kapakmu?"  "Aku
            menebang pohon untuk dijadikan kayu bakar, lalu aku jual

            290 | Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca
   298   299   300   301   302   303   304   305   306   307   308