Page 63 - Context Communication The Sociology Of Culture
P. 63
antara satu dengan lainnya. Suatu bangsa terdiri dari
berbagai suku-suku yang beraneka ragam, masyarakat terdiri
dari keluarga-keluarga yang berlainan, keluarga itu sendiri
terdiri dari individu-individu yang tidak sama. Semuanya
menunjukkan adanya perbedaan, keragaman dan keunikan,
namun tetap dalam suatu persatuan. Perbedaan-perbedaan
individu melebur menjadi satu kesatuan keluaraga, keluarga
melebur menjadi satu ikatan sosial, keanekaan suku-suku
terangkum dalam satu bangsa dan masyarakat dunia.
Keseluruhan parsialitas tersebut adalah bagian dari
pluralitas.
Pluralitas dan keragaman antar suku, bangsa, agama
dan budaya dalam pemahaman kerangkan kesatuan manusia
menciptakan sikap-sikap moderat bagi setiap individu, itu
pada satu sisi, namun pada sisi lain akan memunculkan
gesekan-gesekan yang pada akhirnya melahirkan sikap
egosentrisme yang berimplikasi pada penolakan terhadap
budaya lain dengan klaim budaya sendiri sebagai standar,
dengan memaksakan nilai-nilai budayanya sebagai acuan
terhadap budaya lain. Mengacungkan jari tengah bagi orang
Amerika adalah suatu penghinaan,namun bagi orang
Indonesia, hal tersebut adalah biasa-biasa saja. Kalau ha
ltersebut bagi orang Indonesia sebagai sesuatu yang wajar
saat berada di Amerika, maka kemudian yang akan terjadi
sebuah penolakan karena orang Amerika merasa
terhina(Muslim, 2013).
Menurut Hafied Cangara dalam bukunya pengantar
ilmu komunikasi bahwa penggunaan bahasa merupakan
salah satu indikator yang sering menghambat jalannya
komunikasi. Karena bahasa yang digunakan terlalu banyak
menggunakan jargon bahasa asing sehingga sulit dimengerti
oleh khalayak tertentu. Dalam kontext teknologi, manusia
56 Context Communication: the sosiology of culture

