Page 310 - Ximpun Qutaek Dayak Ngaju
P. 310

Yunani Kuno/Huruf Yunani


                            Orang Yunani tidak menciptakan alfabet, meskipun kata "alfabet" sendiri
                            diambil dari dua huruf pertama pada aksara Yunani - "alpha" dan "beta".
                            Alfabet kemungkinan diciptakan antara abad ke-17 dan ke-15 SM, oleh
                            bangsa Fenisia. Secara lingustik, bahasa Fenisia termasuk dalam
                            bahasa Semit, yang digunakan oleh orang-orang yang tinggal di Fenika
                            (Lebanon modern). Pendapat ini bertentangan dengan usulan bahwa
                            bahasa Yunani berkerabat dengan bahasa India-Eropa.
                            Yang diciptakan oleh orang Yunani adalah kumpulan karakter huruf khas
                            mereka, selain itu orang Yunani juga menambahkan huruf vokal pada
                            alfabet, yang sebelumnya hanya berisi konsonan. Seperti kita ketahui,
                            bahasa Fenisia dan bahasa Semit tak memiliki huruf vokal. Alfabet
                            Yunani diciptakan antara abad ke-8 dan 7 SM, setelah invasi bangsa
                            Doria, dan kedatangan bangsa Hellen (contohnya orang-orang Yunani,
                            seperti misalnya bangsa Doria, Aiolia, dan Ionia).
                            Menurut sejarawan abad pertama SM, Diodorus Sikolos, adalah
                            Kadmos yang memperkenalkan alfabet Fenisia pada orang Yunani, dan
                            kemudian menciptakan versi Yunani dari situ. Ini berarti bahwa Alfabet
                            Yunani buatan Kadmos jauh lebih tua dari usia yang sebenarnya.
                            Karena jika Kadmos memang benar-benar nyata dan pernah hidup,
                            maka dia hidup pada Zaman Perunggu, sekitar setidaknya enam
                            generasi sebelum perang Argos-Thebes.
                            Alfabet Yunani banyak mempengaruhi berbagai sistem penulisan
                            lainnya di Eropa. Alfabet Latin atau Romawi secara langsung
                            mengadaptasi alfabet Yunani, selain juga mengambil beberapa unsur
                            dari alfabet Etruria, namun alfabet Etruria juga sebenarnya ikut
                            dipengaruhi oleh alfabet Yunani.
                            Ada suatu masa di Republik Romawi ketika bahasa Yunani digunakan
                            oleh orang-orang elit dan cendekaiwan Romawi melebihi bahasa
                            mereka sendiri, bahasa Latin. Alfabet Latin pada gilirannya berhasil
                            tersebar luas dan bahkan lebih berpengaruh daripada alfabet Yunani.
                            Beberapa bahasa yang dipengaruhi alfabet Latin adalah bahasa Jerman
                            dan bahasa Inggris.
                            Meskipun alfabet Yunani relatif tak berubah sejak pertama kali
                            diciptakan, namun selama berabad-abad bahasa Yunani sendiri telah
                            mengalami banyak perubahan secara regional dan rasial sehingga
                            tercipta berbagai dialek Yunani yang berbeda-beda.

                             (Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas)
                                                                               285.
   305   306   307   308   309   310   311   312   313   314   315