Page 218 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 218
tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai
dari pakaian sampai dengan makanan.
Pada suatu saat ia jatuh sakit, Demam panas. Cuaca di
luaran sangat dingin sekali, karena pada saat itu lagi musim
. Ia telah menjanjikan untuk memberikansepeda sebagai
hadiah Ulang tahunya untuk putrinya, tetapi ternyata uang
yang telah dikumpulkannya belum mencukupinya. Ia tidak
ingin mengecewakan putrinya, maka dari itu walaupun
cuaca diluaran
dingin sekali, bahkan dlm keadaan sakit dan lemah, ia
tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja.
Sejak saat tersebut ia kena penyakit rheumatik,
sehingga sering sekali badannya terasa sangat nyeri sekali.
Ia ingin memanjakan putrinya dan memberikan hanya yang
terbaik bagi putrinya walaupun untuk ini ia harus
bekorban, jadi dlm keadaan sakit ataupun tidak sakit ia
tetap bekerja, selama hidupnya ia tidak pernah absen
bekerja demi putrinya yang tercinta. Karena perjuangan
dan pengorbanannya akhirnya putrinya bisa melanjutkan
studinya diluar kota. Di sana putrinya jatuh cinta kepada
seorang pemuda anak dari seorang konglomerat beken.
Putrinya tidak pernah mau mengakui bahwa ia masih
mempunyai orang tua. Ia merasa malu bahwa ia ditinggal
minggat oleh ayah kandungnya dan ia merasa malu
mempunyai seorang ibu yang bekerja hanya sebagai babu
pencuci piring di restaurant. Oleh sebab itulah ia mengaku
kepada calon suaminya bahwa kedua orang tuanya sudah
meninggal dunia.
Pada saat putrinya menikah, ibunya hanya bisa melihat
dari jauh dan itupun hanya pada saat upacara pernikahan.
Ia tidak
Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca | 205

