Page 230 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 230
Ibrahim bertanya, “Dimana alamat saudara-saudaramu?
biar saya temui mereka satu persatu.”
Setelah menerima alamat, Ibrahim Bin Adham pergi
menemui saudara-saudaranya yang lain. Biar berjauhan,
akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalakan sebutir
kurma milik ayah mereka yang termakan oleh Ibrahim.
Empat bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada
dibawah kubah Sakhra. Tiba tiba ia mendengar dua
malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap cakap. “Itulah
Ibrahim bin Adham yang doanya tertolak gara gara makan
sebutir kurma milik orang lain.” “O, tidak.., sekarang doanya
sudah makbul lagi, ia telah mendapat penghalalan dari ahli
waris pemilik kurma itu. Diri dan jiwa Ibrahim kini telah
bersih kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram
karena masih milik orang lain. Sekarang ia sudah bebas.”
Hidup ini adalah perjalanan dari proses ke
proses lainnya, dan sebuah proses itu berasal
dari tindakan bukan
pemikiran.
Hidup ini adalah perjalanan yang panjang di
dalam waktu yang sempit, isilah dengan
perjuangan yang membanggakan, dan hargai
dengan ketulusan cinta.
Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca | 217

