Page 225 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 225

Kau  terus-menerus  melakukan  maksiat  dan  melanggar
            perintah-perintahnya?”  “Baiklah,”  jawab  Jahdar  tampak
            menyerah. “Kemudian apa syarat yang kedua?” “Kalau kau
            bermaksiat  kepada  Allah,  janganlah  kau  tinggal  di  bumi-
            Nya,” kata Ibrahim lebih tegas lagi.
                 Syarat  kedua  membuat  Jahdar  lebih  kaget  lagi.  “Apa?
            Syarat ini lebih hebat lagi. Lalu aku harus tinggal di mana?
            Bukankah  bumi  dengan  segala  isinya  ini  milik  Allah?”
            “Benar  wahai  hamba  Allah.  Karena  itu,  pikirkanlah  baik-
            baik,  apakah  kau  masih  pantas  memakan  rezeki-Nya  dan
            tinggal di bumi-Nya, sementara kau terus berbuat maksiat?”
            tanya  Ibrahim.  “Kau  benar  Aba  Ishak,”  ucap  Jahdar
            kemudian.

                 “Lalu  apa  syarat  ketiga?”  tanya  Jahdar  dengan
            penasaran.  “Kalau  kau  masih  bermaksiat  kepada  Allah,
            tetapi  masih  ingin  memakan  rezeki-Nya  dan  tinggal  di
            bumi-Nya,  maka  carilah  tempar  bersembunyi  dari-Nya.”
            Syarat  ini  membuat  lelaki  itu  terkesima.  “Ya  Aba  Ishak,
            nasihat  macam  apa semua  ini?  Mana  mungkin  Allah  tidak
            melihat kita?” “Bagus! Kalau kau yakin Allah selalu melihat
            kita, tetapi kau masih terus memakan rezeki-Nya, tinggal di
            bumi-Nya,  dan  terus  melakukan  maksiat  kepada-Nya,
            pantaskah  kau  melakukan  semua  itu?”  tanya  Ibrahin
            kepada Jahdar yang masih tampak bingung dan terkesima.
            Semua  ucapan  itu  membuat  Jahdar  bin  Rabi’ah  tidak
            berkutik dan membenarkannya.
                  “Baiklah,  ya  Aba  Ishak,  lalu  katakan  sekarang  apa
            syarat  keempat?”  “Jika  malaikat  maut  hendak  mencabut
            nyawamu, katakanlah kepadanya bahwa engkau belum mau
            mati sebelum bertaubat dan melakukan amal saleh.” Jahdar
            termenung.  Tampaknya  ia  mulai  menyadari  semua


            212 | Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca
   220   221   222   223   224   225   226   227   228   229   230