Page 297 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 297

PEMUDA HARUM KESTURI




              “Setiap orang yang lewat di kuburannya, wangi tubuh Abu
                Bakar masih tercium. Sampai akhirnya, dia mendapat
             julukan\"al-Miski" (yang harum seperti kasturi) yang ditulis
              di kuburannya. Allah telah memberikan untuknya sebagai
               ganti dari bau kotoran dengan bau minyak dari surga.”


            A
                lkisah, seperti  dinukilkan  dari kitab  al-  Mawa\'izh  wa
                al-Majalis karya  Ibn  al-Jauzi  ketika  itu,  daerah  tempat
            Abu  Bakar  berdagang  panas  sekali,  teriknya  matahari
            membuat daerah itu sepi seperti tidak berpenghuni. Semua
            orang  sepertinya  lebih  memilih  berada  di  dalam  rumah
            daripada berada di luar pada saat matahari tepat di ubun-
            ubun.  Tidak  ada  respons  meski  dia  sudah  berkali-kali
            berteriak  menawarkan  dagangannya.  "Faraqna-faraqna,"
            teriak Abu Bakar.
                 Biasanya, cukup satu dua kali menyebutkan jenis kain
            yang  dia  jual,  orang  langsung  menyambut  keluar.
            Kebanyakan memang  orang tidak  membeli. Mereka  hanya
            ingin sekadar mendengar dari dekat suara Abu Bakar yang
            sangat khas. Selain memiliki suara yang merdu, Abu Bakar
            juga  memiliki  wajah tampan.  Sehingga,  tidak  heran ketika
            itu  banyak  wanita  yang  merespons  dagangannya,  akan
            tetapi  tidak  sedikit  juga  pria.  Rasa  lapar  dan  haus  mulai
            mendera, namun Abu Bakar tetap melanjutkan langkahnya.
            Dia terus berteriak menawarkan kain faraqna. Kain faraqna

            284 | Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca
   292   293   294   295   296   297   298   299   300   301   302