Page 119 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 119
Danisworo, M. dan Martokusumo, W. (2002). Revitalisasi Kawasan
Kota Sebuah Catatan dalam Pengembangan dan
Pemanfaatan Kawasan Kota. www.urdi.org (urban and
reginal development institute, 2000). Diakses 15
Desember 2012.
Daryanto. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Surabaya: Apollo
Depdiknas. (2007). Penataan Pendidikan Profesional Konselor dan
Layanan Bimbingan dan Konseling Dalam Jalur
Pendidikan Formal . Jakarta: Ditjen Dikti Depdikbud.
Depdiknas. (2008). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik
Indonesia
Nomor 27 Tahun 2008 Tentang Standar Kualifikasi
Akademik Dan Kompetensi Konselor. Jakarta:
Depdiknas R.I.
Depdikbud. (2014). Permendikbud R.I., Nomor 111 Tahun 2014
tanggal 8 Oktober 2014 Tentang Bimbingan dan
Konseling Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan
Menengah. Jakarta: Depdikbud.
Dewi. (2012). Pengertian Revitalisasi.
https://dewiultralight08.wordpress. com/ 2011/03/10/
pengertian-revitalisasi/ Diakses tanggal 9 Juni 2018.
Dogar, A. H. et.al., (2011). Need Assessment of Students’ Guidance
and Counseling, British Journal of Arts and Social
Sciences, ISSN: 2046-9578, Vol.1 No.2.
Djamarah, S. B. (2005). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi
Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Djumhur, I. dan Surya, Moh. (2008). Bimbingan Dan Penyuluhan
Konseling di Sekolah. Bandung: Rineka Cipta.
Echols, John M. & Shadily, H. (1992). Kamus Inggris-Indonesia.
Jakarta: Gramedia.
112

