Page 15 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 15

mengajar  pada  dasarnya  juga  merupakan  proses  komunikasi,
              sehingga  media  yang  digunakan  dalam  pembelajaran  disebut
              media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan bagian dari
              sumber belajar yang merupakan kombinasi antara perangkat lunak
              (bahan belajar) dan perangkat keras (alat belajar).
                    Association for Education and Communication Technology
              (AECT),  mengartikan  kata  media  sebagai  segala  bentuk  dan
              saluran  yang  dipergunakan  untuk  proses  informasi.  National
              Education  Association  (NEA)  mendefinisikan  media  sebagai
              segala  benda  yang  dapat  dimanipulasikan,  dilihat,  didengar,
              dibaca  atau  dibicarakan  beserta  instrumen  yang  dipergunakan
              untuk  kegiatan  tersebut.  Sedangkan  Mayer  (2017)  mengartikan
              istilah  media  sebagai  “the  term  refer  to  anything  that  carries
              information between a source and a receiver”.
                    Sementara,  Marshall  McLuhan  (dalam  Oemar  Hamalik,
              2003:  201)  berpendapat  bahwa  media  adalah  suatu  ekstensi
              manusia yang memungkinkannya mempengaruhi orang lain yang
              tidak  mengadakan  kontak  langsung  dengan  dia.  Sesuai  dengan
              rumusan  ini,  media  komunikasi  mencakup  surat-surat,  televisi,
              film  dan  telepon,  bahwa  jalan  raya  dan  jalan  kereta  api
              merupakan media yang memungkinkan seseorang berkomunikasi
              dengan orang lain.
                    Lebih  lanjut  Oemar  Hamalik  membedakan  pengertian
              media menjadi dua  yaitu dalam arti sempit dan dalam arti luas.
              Dalam arti sempit, media pengajaran hanya meliputi media yang
              dapat  digunakan  secara  efektif  dalam  proses  pengajaran  yang
              terencana,  sedangkan  dalam  artian  luas,  media  tidak  hanya
              meliputi media komunikasi elektronik yang kompleks, tetapi juga
              mencakup  alat-alat  sederhana,  seperti  slide,  fotografi,  diagram,
              dan bagan buatan guru, objek-objek nyata, serta kunjungan ke luar
              sekolah. Sejalan dengan pandangan itu, guru-guru pun dianggap
              sebagai  media  penyajian,  di  samping  radio  dan  televisi  karena


              4
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20