Page 264 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 264

Beberapa  bulan  kemudian  datang  lagi  pemuda  yang
               tampan dan gagah perkasa untuk melamar si gadis. Singkat
               cerita,  ia  diterima  dan  akhirnya  menikah  tapi  si  pria  itu
               meninggal juga keesokan harinya. “Pasca kejadian itu, saya
               kembali  memberanikan  diri  untuk  melamar  si  gadis
               tersebut ketiga kalinya,” tambahnya.
                   Melihat  kejadian-kejadian sebelumnya, bapak  si gadis
               memutuskan untuk menerima lamaran saya karena sudah
               tidak  ada  lagi  yang  berani  melamar  anak  perempuannya.
               Beberapa  hari  digelarlah  pesta  pernikahan.  Saat  malam
               pertama.  Ketika  hendak  merayu si  gadis,  tiba-tiba  muncul
               suara  melengking  dan  keras  yang  berubah  menjadi  sosok
               seram  bertanduk  bewarna  merah.  “Apa  yang  mau  kau
               lakukan,  Hai  Pemuda.  Tiga  suaminya  yang  dulu  sudah
               kuhanguskan,  apa  kau  masih  nekat  mau  menjadi
               suaminya?”  Tanya  iblis.  “Dia  sekarang  sudah  sah  menjadi
               Istriku,” jawab si pemuda. “Begini saja. Kita buat perjanjian.
               Setiap  hari  Senin  sampai  Rabu  gadis  itu  menjadi  istriku,
               kemudian  hari  Jumat  sampai  Ahad  ia  menjadi  istrimu.
               Bagaimana, apakah kau sepakat?”
                   Pemuda  itu  menganggukan  kepala.  Dan,  Berhubung
               sekarang  hari  Kamis,  mereka  berdua  tidak  boleh
               menyentuh  gadis  itu.  “Kau  akan  kuajak  ke  langit  untuk
               mencari dan mengintip takdir seseorang. Ada perintah dari
               dukun atasanku. “

                   Singkat  cerita,  mereka  pun  berangkat  ke  langit.  Si
               pemuda pun menutup mata dan ketika membuka matanya,
               ia  agak  kaget  karena  di  tempat  yang  belum  pernah
               dikunjungi.  Lalu  muncul  bunyi  la  haula  wa  la  quuata  illa
               billahil  aliyyil  adhim.  Sontak,  iblis  kepanasan.  Akhirnya




                            Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca | 251
   259   260   261   262   263   264   265   266   267   268   269