Page 260 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 260
KISAH ORANG SALIH YANG MENANGIS MELIHAT
DAGING PANGGANG
“Aku menangis karena manusia memanggang daging hewan
di atas bara api dalam keadaan hewan itu sudah mati tak
bernyawa. Sementara itu manusia, termasuk diriku sendiri,
suatu saat nanti akan dipanggang bahkan dimasukkan api
dalam keadaan hidup-hidup.”
S
uatu hari seorang saleh yang tidak disebutkan namanya
sedang menempuh suatu perjalanan. Tanpa sengaja, di
tengah perjalanan, ia menemui seorang laki-laki penjual
daging panggang yang sedang membakar daging di atas
bara api. Orang saleh tadi tiba-tiba menangis tersedu-sedu.
Hal ini pun membuat orang laki-laki yang memanggang
daging itu bertanya-tanya.
Laki -laki penjual daging panggang tersebut penasaran
dengan tangisan si saleh. Tanpa basa-basi, penjual daging
pun bertanya kepada orang saleh tadi. “Wahai saudaraku,
apa yang membuatmu menangis tersedu-sedu seperti ini?”
tanya si penjual daging panggang. “Apakah kau
menginginkan daging panggang ini?” imbuh si penjual
daging panggang.
Orang saleh itu tadi lalu menjawab pertanyaan si
penjual daging panggang. “Tidak, aku sama sekali tidak
memginginkan daging panggang itu,” timpal si orang saleh.
Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca | 247

