Page 258 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 258
pemimpin rampok itu ingat pada dirinya sendiri yang
begitu mudah melanggar apa yang diamanahkan oleh Allah.
Pemimpin rampok itu lalu mengembalikan uang si pemuda.
“Ambillah uangmu, kini aku berjanji untuk tobat kepada
Allah. Aku tak akan bermaksiat lagi setelah ini,” ujar si
pemimpin rampok sambil mengembalikan uang pemuda
itu.
Singkat cerita, sore harinya, anak buah dari pemimpin
rampok itu menemuinya untuk menyetorkan hasil
rampokannya. Anak buahnya terheran mendapati
pemimpinnya tersedu-sedu menangis dan menyesali segala
perbuatannya selama ini. “Wahai anak buahku, kini aku
bertaubat. Aku akan menjalankan amanah perintah Allah
sebagai hamba”, ucap pemimpin rampok itu sambil terus
tersedu.
Mendengar ucapan sang pemimpin, anak buahnya
lantas menimpali. “Wahai tuanku, kalau engkau sudah
bertaubat sedang kau adalah pemimpinku, maka kami akan
ikut bertaubat kembali ke jalan Allah,” timpal kawanan
perampok yang akhirnya tobat itu. Akhirnya pemimpin dan
kawanan perampok itu pun tobat, lantaran kepolosan,
kejujuran, dan keteguhan pemuda tadi dalam memegang
amanah dan wasiat.
Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca | 245

