Page 263 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 263
Melihat kejadian itu, seorang pemuda lalu berucap,
“Kalimat yang diajarkan malaikat kepadaku tempo hari lalu
memang begitu dahsyat”. Para prajurit yang mendengar
ucapan tersebut saling pandang dan bertanya dalam hati
masing-masing, apa orang ini sudah gila? Tak berselang
lama, mereka pun sampai di istana khalifah Al-Makmun.
“Apa benar yang diceritakan para prajuritku, kamu belajar
kalimat Allah langsung dari malaikat?” Tanya raja.
Pemuda itu mengangguk dan mulai bercerita. Dulu,
kata dia, ada seorang gadis kembang desa sang sangat
cantik hingga banyak orang kepincut dan ingin
mempersuntingnya menjadi seorang istri. Karena
tampangnya pas-pasan dan tidak terlahir dari keluarga
terpandang, bapak sang gadis tersebut tidak menggubris
lamaran darinya.
Suatu ketika datang seorang pria tampan yang lahir
dari keluarga terpandang menyatakan hasrat untuk
melamar sang gadis, bapaknya mengiyakan hingga
beberapa hari pasca lamaran, pernikahan pun dilaksakan.
Namun keesokan harinya suami sang gadis ini meninggal
dunia, tak ada yang tau apa sebab kematian sang suami.
“Setelah kejadian itu saya datang ke bapak si gadis untuk
kembali mengutarakan niat saya, namun tetap ditolak,”
ungkapnya.
Dua bulan kemudian datang lagi seorang pemuda
tampan dan mapan untuk melamar sang gadis. Setelah
diterima, selang beberapa hari langsung digelar pesta
pernikahan. Namun keesokan harinya pemuda ini
meninggal dunia juga. Untuk kedua kalinya, ia
memberanikan diri melamar, namun tetap saja ditolak.
250 | Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca

