Page 38 - Teknik Creative Problem Solving
P. 38
Teknik Creative Problem Solving
2. Berkenaan dengan synectics, Gordon dan Poze (Giangrecoet
al, 1994) menjelaskan pembelajaran itu terjadi ketika
orang membuat familiar aneh. Kreativitas dan penemuan,
Namun, difasilitasi ketika orang membuat hal yang asing
menjadi aneh. Antara cara membuat yang aneh-aneh adalah
dengan mencari cara baru melihat tantangan dan fakta
dengan mengidentifikasi hubungan baru melalui paradoks,
analogi, metafora, asosiasi, dan koneksi.
3. Inkubasi melibatkan perpindahan dari tantangan untuk
sementara waktu terlibat dalam kegiatan yang berbeda dan
kembali ke tantangan nanti. Seperti yang disebutkan
sebelumnya, ide juga dapat berasal dari fakta. Jadi begitu
penting untuk menggunakan fakta dari Tahap 2 bersamaan
dengan jogging ide menggabungkan atau memanipulasi fakta
atau dimensi mereka. Jogging ide termasuk pertanyaan seperti,
Bagaimana situasi akan terlihat jika (misalnya, fakta tentang
situasi) adalah
a. diperkecil / dibuat lebih kecil,
b. diperbesar / dibuat lebih besar
c. disusun ulang
d. dihilangkan
e. terbalik, atau
f. terbalik atau terbalik?
Joging ide mungkin melibatkan memanipulasi dimensi
fakta; untuk contoh, jika bagian dari situasi masalah
adalah visual (mis., dengan cara apa mungkin gedung sekolah atau
ruang kelas ditingkatkan tampilannya?), menerapkan jogong ide ke
dimensi visual seperti warna, kecerahan, desain, atau kontras dapat
menghasilkan ide. Meskipun faktanya bisa mengarah langsung ke
31