Page 182 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 182
keinginan bagi terjaminnya kemerdekaan dan hak
asasi tempat yang lemah ditolong oleh yang kuat,
dan hukum Islam dituangkan dalam praktek.
6. Kemanusiaan dan universalisme. Usaha ke arah
terciptanya perdamaian yang menyeluruh dan
peradaban yang manusiawi di atas landasan baru,
lahir dan bathin, melalui prinsip-prinsip universal.
Lantaran keinginannya yang kuat pada cita-citanya dan
keberhasilannya mengikat masa guna memperoleh
pengikut maka semakin luaslah pengaruhnya. Dan semakin
berpengaruh pula Ilhwanul Muslimin dalam menyikapi
semua kebijaksanaan pemerintah maka tidak pernah Al-
Banna melewati kampung, dusun, kota atau pun bentuk
pemukiman lainnya tanpa bersinggah seraya memberikan
pengajaran di masjid maupun rumah-rumah untuk terus
meyebarkan misi dan pembentukkan umat berupa
penanaman keyakinan diri pada jiwa dan hati atas ajaran-
ajaran Islam. Ia menulis bahwa “sesungguhnya
pembentukkan umat, pedidikan bangsa, mewujudkan cita-
cita dan memperjuangkan prinsip menurut umat sekurang-
kurangnya para pemimpin supaya mempunyai kekuatan jiwa
yang besar yang tampak dalam beberapa hal”:
1. Kemauan kuat yang tak tergoyahkan, kesetiaan
yang tangguh yang tidak berubah dan tidak
khianat, pengorbanan yang tidak dapat dihalangi
oleh nafsu, tamak, dan bakhil, mengetahui prinsip,
meyakini dan menghormatinya, yang menjauhkan
diri dari kesalahan, penyimpangan, dan tertipun
dengan yang lainnya.
2. Atas dasar empat perkara yang merupakan
kekhususan jiwa ini dan atas kekuatan rohani yang
Menelisik Pemikiran Islam | 175

