Page 244 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 244

membuat makanan untuk para karyawan di sebuah rumah
               jahit sederhana.
                   Pada  suatu  saat  Ibu  datang  ke  sekolah  untuk
               menjenguk keadaanku. Karena sudah beberapa hari aku tak
               pulang ke rumah dan tidak tidur  di rumah. Karena rumah
               kumuh  itu  membuatku  muak,  membuatku  kesempurnaan
               yang kumiliki manjadi cacat. Akan kuperoleh apapun untuk
               menggapai sebuah kesempurnaan itu.
                   Tepat  di  saat  istirahat,  Kulihat  sosok  wanita  tua  di
               pintu  sekolah.  Bajunya  pun  bersahaja  rapih  dan  sopan.
               Itulah  Ibuku  yang  mempunyai  mata  satu.  Dan  yang  selalu
               membuat  aku  malu  dan  yang  lebih  memalukan  lagi  Ibu
               memanggilku. “Mau ngapain Ibu ke sini ? Ibu datang hanya
               untuk  mempermalukan  aku  !”  Bentakan  dariku  membuat
               diri Ibuku segera bergegas pergi. Dan itulah memang yang
               kuharapkan.  Ibu  pun  bergegas  keluar  dari  sekolahku.
               Karena kehadiranya itu aku benar-benar malu, sangat malu.
               Sampai beberapa temanku berkata dan menanyakan, “Hai,
               itu  Ibumu  ya  ?  Ibumu  matanya  satu  ya  ?”  yang
               menjadikanku  bagai  disambar  petir  mendapat  pertanyaan
               seperti itu.

                   Beberapa  bulan  kemudian  aku  lulus  sekolah  dan
               mendapat  beasiswa  di  sebuah  sekolah  di  luar  negeri.  Aku
               mendapatkan beasiswa yang ku incar dan kukejar, agar aku
               bisasegera  meninggalkan  rumah  kumuhku  dan  terutama
               meninggalkan Ibuku yang membuatku malu.
                   Ternyata  aku  berhasil  mendapatkannya.  Dengan
               bangga  kubusungkan  dada  dan aku  berangkat  pergi tanpa
               memberi tahu Ibu karena bagiku itu tidak perlu. Aku hidup
               untuk diriku sendiri. Persetan dengan Ibuku. Seorang yang
               selalu  menghalangi  kemajuanku.  Di  Sekolah  itu,  aku

                            Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca | 231
   239   240   241   242   243   244   245   246   247   248   249