Page 246 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 246
dan sedikit menyombongkan diri yang sudah sukses ini.
Berhasil aku membuat seluruh teman-temanku kagum pada
diriku yang sekarang ini.
Selesai Reuni entah mengapa aku ingin melihat
keadaan rumahku sebelum pulang ke Singapura. Tak tau
perasaan apa yang membuatku melangkah untuk melihat
rumah kumuh dan wanita tua itu. Sesampainya di depan
rumah itu, tak ada perasaan sedih atau bersalah padaku,
bahkan aku sendiri sebenarnya jijik melihatnya. Dengan
rasa tidak berdosa, aku memasuki rumah itu tanpa
mengetuk pintu terlebih dahulu. Kulihat rumah ini begitu
berantakan. Aku tak menemukan sosok wanita tua di dalam
rumah itu, entahlah dia kemana, tapi justru aku merasa lega
tak bertemu dengannya.
Bergegas aku keluar dan bertemu dengan salah satu
tetangga rumahku, “Akhirnya kau datang juga, Ibumu telah
meninggal dunia seminggu yang lalu” “OH…” Hanya
perkataan itu yang bisa keluar dari mulutku. Sedikit pun tak
ada rasa sedih di hatiku yang kurasakan saat mendengar
Ibuku telah meninggal. “Ini, sebelum meninggal, Ibumu
memberikan surat ini untukmu”
Setelah menyerahkan surat itu, ia segera bergegas
pergi. Ku buka lembar surat yang sudah kucal itu.
****
Untuk anakku yang sangat Aku cintai,
Anakku yang kucintai aku tahu kau sangat
membenciku. Tapi Ibu senang sekali waktu mendengar
kabar bahwa akan ada reuni disekolahmu.
Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca | 233

