Page 274 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 274
muda yang sedang bersujud kepada Allah SWT. Nabi
Sulaiman As lalu bertanya, “Kamu ini malaikat apa jin?”
Sang pemuda menjawab, “Aku bukan malaikat ataupun jin,
aku adalah manusia.” Nabi Sulaiman As pun kembali
bertanya, “Dengan sebab apa engkau mendapatkan
kemuliaan sebesar ini?”
Pemuda tersebut menjawab, “Karena berbakti kepada
ibu. Saya punya ibu tua renta yang tidak berdaya, dan saya
menggendongnya kemana pun saya pergi. Lalu ibuku
berdoa, “Ya Allah, Anugerahkanlah ia kebe runtungan, dan
setelah aku mati nanti tempatkanlah ia tidak di langit
maupun di bumi.”
Setelah ibunya meninggal, sang pemuda berjalan di
pantai dan melihat sebuah kubah dari batu zamrud putih.
Ketika pemuda tersebut menghampirinya, pintu kubah
membuka sendiri. Lalu si pemuda masuk ke dalam, lantas
pintu kubah menutup sendiri dengan kekuasaan Allah SWT.
Setelah itu, sang pemuda tidak tau ada di mana dirinya.
Apakah ada di bumi, di udara atau di langit, Allah SWT
selalu memberinya rezeki di dalam kubah itu.
Sang Nabi kembali bertanya kepadanya, “Bagaimana
Allah mendatangkan rezeki untukmu?” Sang pemuda
menjawab, “Jika aku lapar maka tumbuhlah pohon di atas
batu lalu berbuah, dan mengeluarkan air lebih putih
daripada susu, serta rasanya lebih manis daripada madu.
Bahkan lebih sejuk daripada salju, dari itulah aku makan
dan minum. Ketika aku sudah kenyang dan tak haus lagi,
maka tumbuhan tersebut hilang dengan sendirinya.”
Mendengar jawaban tersebut, sang Nabi kembali
bertanya, “Bagaimana kamu membedakan siang dan
malam?” Pemuda menjawab, “Jika fajar tiba, maka kubah
Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca | 261

