Page 277 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 277

Pergilah  si  pemuda  mengarungi  samudera  untuk
            memenuhi kebutuhannya  dengan  uang pinjaman  tersebut.
            Saat  jatuh  masa  tempo  pengembalian,  ia  pun  bermaksud
            kembali ke pulau si peminjam tinggal. Namun apa daya, tak
            ada  layanan perahu  menuju  tempat  si peminjam.  Padahal,
            di hari biasa perahu selalu tersedia. Namun, entah mengapa
            hari  itu  si  pemuda  tak  mendapati  satu  pun  perahu  meski
            telah mencarinya dengan keras. Cemaslah hati pemuda itu.
            Ia tak mau melanggar kesepakatan dan janji utangnya.
                 Si  pemuda  tak  mau  berputus  asa  segera.  Ia  telah
            berjanji  akan  mengganti  uang  seribu  dinar  tersebut  pada
            hari  itu  juga.  Maka  ia pun  berpikir,  bagaimana  cara  untuk
            memenuhi  janjinya.  Ia  pun  mengambil  sepotong  kayu,
            kemudian melubanginya. Uang seribu dinar itu kemudian ia
            masukkan  pada  lubang  kayu  tersebut.  Tak  lupa  sepucuk
            surat kepada sang piutang juga diikutsertakan pada lubang
            kayu tersebut.
                 Ia  menutup  lubang  kemudian  melarungnya  ke  laut
            seraya berdoa, “Ya Allah, sungguh Engkau tahu bahwa aku
            meminjam uang sebesar seribu dinar. Lalu ia (si peminjam)
            memintaku seorang penjamin, namun kukatakan padanya,
            ‘Allah cukup sebagai penjamin’. Ia pun rida dengan-Mu. Ia
            juga meminta saksi kepadaku, aku pun mengatakan ‘Cukup
            Allah  sebagai  saksi’.  Ia  pun  rida  kepada-Mu.  Sungguh  aku
            telah  berusaha  keras  untuk  mendapatkan  perahu  untuk
            mengembalikan  uangnya  yang  kupinjam,  namun  aku  tak
            mendapatinya.  Aku  tak  mampu  mengembalikan  uang
            pinjaman ini, sungguh aku menitipkannya kepada-Mu,” ujar
            si pemuda bertawakal.
                 Sepotong  kayu  itu  pun  kemudian  hanyut  mengikuti
            arus  laut.  Namun,  meski  telah  memasrahkan  uang  dalam


            264 | Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca
   272   273   274   275   276   277   278   279   280   281   282