Page 278 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 278

kayu tersebut, bukan berarti si pemuda berhenti berusaha.
               Ia  terus  mencari  perahu  untuk  menghantarnya  ke  negeri
               seberang, tempat si peminjam tinggal.
                   Sementara  itu,  di  negeri  seberang,  si  piutang  terus
               menengok dermaga menunggu perahu si pemuda. Namun,
               lama  nian  tak  ada  satu  perahu  pun  yang  mengantarkan
               uangnya kembali. Ia pun menunggu di tepi laut berharap si
               pemuda menepati janjinya.
                   Cukup lama menunggu, ia pun bosan. Namun, tiba-tiba
               ia  melihat  sebongkah  kayu  yang  hanyut.  Bermaksud
               digunakan  sebagai  kayu  bakar  di  rumahnya,  ia  pun
               memungutnya  dan  membawanya  pulang.  Terkejut,  saat
               membelah  kayu  tersebut,  ia  mendapati  uang  seribu  dinar
               dan  sepucuk  surat.  Membaca  surat  tersebut,  ia  pun
               tersenyum riang.

                   Keesokan  harinya,  si  pemuda  muncul  dengan  wajah
               penuh  cemas  dan  rasa  bersalah.  Turun  dari  perahu,  ia
               bergegas  menuju  rumah  si  peminjam  utang.  “Demi  Allah,
               aku terus berusaha mencari perahu untuk menemuimu dan
               mengembalikan uangmu. Tapi, aku tak memperoleh perahu
               hingga perahu sekarang ini aku datang dengannya,” ujar si
               pemuda menjelaskan uzurnya.
                   Si  peminjam  uang  pun  tersenyum  melihat  kegigihan
               pemuda  menepati  janjinya.  Ia  pun  berkata,  “Apakah  kau
               mengirim sesuatu kepadaku?” tanyanya. Namun, si pemuda
               tak sedikit pun menyangka bahwa kayu kirimannya sampai
               tujuan meski tanpa alamat, apalagi jasa kurir. “Aku katakan
               kepadamu, aku tak mendapatkan perahu sebelum apa yang
               kubawa  sekarang  ini,”  ujar  si  pemuda  sembari
               menunjukkan  seribu  dinar  untuk  diberikan  kepada  si
               peminjam utang. Wajah sang piutang pun merekah gembira.

                            Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca | 265
   273   274   275   276   277   278   279   280   281   282   283