Page 280 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 280

DEBAT IMAM MALIKI DAN IMAM SYAFII
                                 TENTANG REZEQI



                         “Seandainya saya tidak keluar pondok

                     dan melakukan sesuatu (membantu memanen),
                     tentu saja anggur itu tidak akan pernah sampai
                                   di tangan saya.”



               I
                 mam  Malik,  gurunya  Imam  Syafii  dalam  majelis
                 menyampaikan:  Sesungguhnya  rezeki  itu  datang  tanpa
               sebab,  cukup  dengan  tawakkal  yang  benar  kepada  Allah
               niscaya  Allah  akan  memberikan  rezeki.  Lakukan  yang
               menjadi  bagianmu,  selanjutnya  biarkan  Allah  mengurus
               lainnya.  Sementara itu, Imam Safii sang murid berpendapat
               lain:  “Seandainya  seekor  burung  tidak  keluar  dari
               sangkarnya,  bagaimana  mungkin  ia  akan  mendapatkan
               rezeki”.

                   Guru  dan  murid  bersikukuh  pada  pada  pendapatnya.
               Suatu  saat  tengah  meninggalkan  pondok,  Imam  Syafii
               melihat  serombongan  orang  tengah  memanen anggur. Dia
               pun  membantu  mereka.  Setelah  pekerjaan  selesai,  Imam
               Syafii  memperoleh  imbalan  beberapa  ikat  anggur  sebagai
               balas   jasa.   Imam   Syafii   gembira,  bukan  karena
               mendapatkan  anggur,    tetapi  pemberian  itu    telah
               menguatkan  pendapatnya.  Jika  burung  tak  terbang  dari
               sangkar,  bagaimana  ia  akan  mendapat  rezeki.  Seandainya

                            Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca | 267
   275   276   277   278   279   280   281   282   283   284   285