Page 24 - Teknik Creative Problem Solving
P. 24
Teknik Creative Problem Solving
10. Agar proses kelompok menjadi lebih cepat, atau jika ada sosok
orang yang memegang masalah, masukkan salah satunya
anggota kelompok sebagai "pelanggan", dengan misi memilih
di antaranya beberapa opsi dalam fase konfergensi
D'Zurilla (Baker, 2003) Salah satu asumsi utama dari ini dan
formulasi yang lebih kontemporer dari proses penyelesaian masalah
sosial adalah bahwa pemecahan masalah adalah strategi koping
umum, yang memfasilitasi dan mempertahankan kompetensi dan
adaptasi umum.
Elliott et al. (Baker, 2003) Investigasi lebih lanjut dari proses
penyelesaian masalah sosial menunjukkan bahwa komponennya
berbeda (orientasi masalah & keterampilan memecahkan masalah)
dapat berkontribusi pada hasil adaptasi yang berbeda. Penilaian diri
menyelesaikan masalah kepercayaan diri dan kontrol pribadi, yang
dianggap mencerminkan komponen orientasi motivasi atau masalah
dari model pemecahan masalah.
Kesimpulan
Aturan dasar dari Creative Problem Solving yaitu
brainstorming, berpikir divergen, dan konvergen. Brainstorming
merupakan sesi curah pendapat untuk mengumpulkan ide dari
anggota kelompok, dengan menggunakan kreativitas masing-masing
individu dalam kelompok untuk memecahkan masalah. Berpikir
divergen merupakan kemampuan seseorang untuk menemukan ide-
ide baru dan kreatif. Sedangkan berpikir konvergen merupakan
kemampuan seseorang menganalisis ide yang dihasilkan untuk
menyelesaikan masalah.
17