Page 207 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 207

Khomeini  memimpin  perlawanan  terhadap  Syi’ah.  Pidato-
            pidatonya  dalam  bahasa  Persia,  pernyataan  tertulisnya,
            maupun     intruksi-intruksi   politiknya   dengan   cepat
            menyebar di Iran.

                 Jaringan-jaringan  perlawanan  yang  menciptakan
            Khomeini yang dikendalikan kaum mullah, universiter, dan
            kaum  bazara  (pedagang)  meneruskan  ke  pelosok  Iran,
            sehingga  rakyat  tetap  di  bawah  kendali  Khomeini.  Sebuah
            surat kabar resmi pemerintah di Iran pada 7 januari 1978
            memuat  tulisan  yang  meng-hina  kaum  ulama  karena
            dianggap  menolak  modernisasi,  meletuskan  demontrasi
            kaum  mullah  di  kota  suci  Qum  yang  berakibat  jatuhnya
            puluhan  korban  di  pihak  mullah  dan  rakyat  yang
            mendukung  mereka.  Khomeini  menjadikan  peristiwa  itu
            sebagai  momentum  untuk  menggerakkan  rakyat  secara
            massal menentang Syi’ah.

                 Rakyat  yang  sudah  tidak  percaya  lagi  kepada  Syi’ah
            menyambut  seruan  Khomeini  ini  dengan  antusias.  Sejak
            saat  itu  sampai  tanggal  22  bahman  1357  HS  (hijriah
            Syamsiah;  penanggalan  hijriah  berdasarkan  peredaran
            matahari  yang  berlaku  di  Iran).  Atau  11  februari  1979
            rakyat  melancarkan  revolusi  yang  menuntut  sistem
            monarki di Iran di tumbangkan dan negara Islam didirikan.
            Sebelumnya,  pada  tanggal  1  februari  1979,  kohmeini
            kembali  ke  Iran  setelah  15  tahunberada  di  pengasingan.
            Hanya sepuluh hari setelah itu ia berhasil menumbangkan
            sistem  monarki  di  Iran.  Selanjutnya  ia  dipilih  oleh  rakyat
            sebagai  penguasa  tertinggi  dalam  sistem  republik  Islam
            yang berlandaskan pada wilayah al-faqih.
                 Selama  sepuluh  tahun  masa  kepemimpinannya  ia
            mencoba  menjalankan  sepenuhnya  prinsip-prinsip  syariat


            200 | Asep Solikin
   202   203   204   205   206   207   208   209   210   211   212