Page 26 - Model Pembelajaran Kwu-Kop
P. 26
lingkungan kerja, melihat peluang kerja dan mengembangkan diri di
kemudian hari (Utami, 2013).
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun
2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (Permendiknas
23/2006) yang bunyinya sebagai berikut, Pendidikan menengah
kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, ahklak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri
dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.
C. Karakteristik Siswa SMK
Siswa SMK tidak bisa disamakan dengan siswa SD ataupun
siswa SMP terutama dalam cara penyampaian materi pelajaran.
Masa-masa SMK adalah masa dimana anak-anak pada usia
sedang mencari identitas diri sehingga dalam penyampaian materi
pelajaran tidak bersifat monoton dan harus kreatif. Melalui strategi
pembelajaran yang tepat diharapkan siswa tidak merasa bosan
dalam menerima materi pelajaran sehingga menumbuhkan minat
siswa terhadap mata pelajaran kewirausahaan. Untuk menciptakan
pembelajaran yang menyenangkan, guru perlu memberikan
kesempatan bagi berkembangnya potensi peserta didik secara
maksimal.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh kalangan pendidik
adalah bahwa setiap siswa memiliki multiple intellegence seperti
yang dikemukakan oleh Gardner (Amstrong 1994: 2-3), yaitu:
1. Linguistic intellegence;
2. Logical–mathematical intellegence
3. Spatial intellegence
4. Bodily-kinesthetic intellegence
5. Musical-intellegence
6. Interpersonal-intellegence
7. Intrapersonal-intellegence.
17