Page 52 - BK PRIBADI SOSIAL Biblioterapi, Melalui Kisah Pribadi Diasah
P. 52
7) Dapat membentuk pola-pola karir, yaitu
kecenderungan arah karir. Apabila seorang
konseli bercita-cita menjadi seorang guru,
maka dia senantiasa harus mengarahkan
dirinya kepada kegiatan-kegiatan yang
relevan dengan karir keguruan tersebut.
8) Mengenal keterampilan, kemampuan dan
minat. Keberhasilan atau kenyamanan
dalam suatu karir amat dipengaruhi oleh
kemampuan dan minat yang dimiliki. Oleh
karena itu, maka setiap orang perlu
memahami kemampuan dan minatnya,
dalam bidang pekerjaan apa dia mampu,
dan apakah dia berminat terhadap
pekerjaan tersebut.
9) Memiliki kemampuan atau kematangan
untuk mengambil keputusan karir.
5. Hakikat Bimbingan Dan Konseling
Dasar pemikiran penyelenggaraan bimbingan dan
konseling di Sekolah/Madrasah, bukan semata-mata
terletak pada ada atau tidak adanya landasan hukum
(perundang-undangan) atau ketentuan dari atas,
namun yang lebih penting adalah menyangkut upaya
memfasilitasi peserta didik yang selanjutnya disebut
konseli, agar mampu mengembangkan potensi dirinya
atau mencapai tugas-tugas perkembangannya
(menyangkut aspek fisik, emosi, intelektual, sosial, dan
moral-spiritual).
Konseli sebagai seorang individu yang sedang
berada dalam proses berkembang atau menjadi (on
41

