Page 100 - Context Communication The Sociology Of Culture
P. 100
sebagainya. Faktor sosiologis yang mendasari atau
mempengaruhi kepribadian seorang individu dapat berupa
proses sosialisasi yang ia peroleh sejak kecil. Theodore M.
Newcomb(Subadi, 2008) menyatakan bahwa kepribadian itu
merupakan organisasi sikap yang dimiliki seseorang sebagai
latar belakang dari perilakunya. Hal ini berartikepribadian
menunjuk pada organisasi dari sikap-sikap seorang individu
untuk berbuat, mengetahui, berfikir, dan merasakan secara
khusus apabila ia berhubungan dengan orang lain atau ketika
ia menangangapi suatu masalah atau keadaan.
Kepribadian merupakan organisasi dari faktor-faktor
biologis, psikologis dan sosiologis, yang unsur-unsurnya
adalah
Pengetahuan Pengetahuan merupakan unsur yang
mengisi akal-pikiran seseorang yang sadar, merupakan hasil
dari pengalaman inderanya atau reseptor organismanya.
Dengan pengetahuan dan kemampuan akalnya manusia
menjadi mampu membentuk konsep-konsep, persepsi, idea
atau gagasan-gagasan.
Perasaan Kecuali pengetahuan, alam kesadaran
manusia juga mengandung berbagai macam perasaan, yaitu
keadaan dalam kesadaran manusia yang karena pengaruh
pengetahuannya dinilainya sebagai positif atau negatif.
Perasaan bersifat subjektif dalam diri manusia dan mampu
menimbulkan kehendak-kehendak. Dorongan naluri (drive)
Naluri merupakan perasaan dalam diri individu yang bukan
ditimbulkan oleh pengaruh pengetahuannya, melainkan
sudah terkandung dalam organisma atau gennya.
Context Communication: the sosiology of culture 93

