Page 97 - Context Communication The Sociology Of Culture
P. 97
kebiasaan pada manusia/masyarakat diperoleh melalui
proses belajar, yang disebut sosialisasi. Dalam proses
sosialisasi terjadi paling tidak tiga proses, yaitu:
a) Belajar nilai dan norma (sosialisasi).
b) Menjadikan nilai dan norma yang dipelajari tersebut
sebagai milik diri.
c) Membiasakan tindakan dan perilaku sesuai dengan
nilai dan norma yang telah menjadi miliknya
(enkulturasi).
Menurut caranya, sosialisasi dibedakan menjadi 2 (dua)
yaitu; sosialisasi represif dan sosialisasi partisipatoris.
Sosialisasi represif adalah sosialisasi yang menekankan pada:
penggunaan hukuman, memakai materi dalam hukuman dan
imbalan, kepatuhan anak pada orang tua, komunikasi satu
arah (perintah), bersifat nonverbal, orang tua sebagai pusat
sosialisasi sehingga keinginan orang tua. menjadi penting,
keluarga menjadi significant others. Sosialisasi partisipatoris
adalah sosialisasi yang menekankan pada: individu diberi
imbalan jika berkelakuan baik, hukuman dan imbalan
bersifat simbolik, anak diberi kebebasan, penekanan pada
interaksi, komunikasi terjadi secara lisan/verbal, anak pusat
sosialisasi sehingga keperluan anak dianggap penting,
keluarga menjadi generalized others.
Tipe Sosiologi
Ada dua tipe sosialisasi yaitu tipe sosialisasi formal dan
tipe sosialisasi informal.
1) Sosialisasi Formal. Sosialisasi tipe ini terjadi melalui
lembaga- lembaga yang berwenang menurut ketentuan
90 Context Communication: the sosiology of culture

