Page 94 - Context Communication The Sociology Of Culture
P. 94
Definisi Sosiologi
Sosiologi bersifat obyektif
artinya sosiologi selalu
didasarkan pada fakta dan
data yang ada tanpa ada
manipulasi dari data.
Sosiologi bersifat sistematis
artinya sosiologi disusun
secara rapi, sesuai dengan
kaidah keilmuan. Sosiologi
bersifat andal artinya
sosiologi dapat dibuktikan
kembali, dan untuk suatu keadaan terkendali harus
menghasilkan hasil yang sama.
Sosiologi bersifat dirancang/direncanakan artinya
sosiologi didesain lebih dahulu sebelum melaksanakan
aktivitas penyelidikan. Sosiologi bersifat akumulatif artinya
sosiologi merupakan ilmu yang akan selalu bertambah dan
berkembang seiring dengan perkembangan keinginan dan
hasrat manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Penemuan (kesimpulan, kebenaran) kemudian
menggugurkan penemuan sebelumnya. Sosiologis bersifat
logis artinya sosiologi disusun secara masuk akal, tidak
bertentangan dengan hukum-hukum logika sebagai pola
pemikiran untuk menarik kesimpulan.
Sosiologi juga bersifat empiris, artinya sosiologi
didasarkan pada observasi terhadap kenyataan dan akal sehat
serta hasilnya tidak bersifat spekulatif. Sosiologi bersifat
teoritis, artinya sosiologi selalu berusaha untuk menyusun
abstraksi dari hasil-hasil penelitian. Sosiologi bersifat
kumulatif, artinya sosiologi atas dasar teori-teori yang sudah
Context Communication: the sosiology of culture 87

