Page 98 - Cyberbullying & Body Shaming
P. 98
Cyberbullying & Body Shaming
dapat mempengaruhi timbulnya kelainan makan saat para korban ini
berusaha keras untuk mencapai tujuan berat badan dan bentuk tubuh
yang diinginkan melalui tindakan ekstrem.
Sementara gangguan makan adalah salah satu efek yang lebih
berbahaya dari body shaming yang dipicu oleh cyberbullies, bunuh
diri sejauh ini hasil yang paling memilukan. Alasan saya memilih
untuk menulis makalah saya tentang cyberbullying, khususnya
tentang body shaming, adalah karena itu adalah masalah sosial
utama yang mempengaruhi laki-laki dan perempuan dengan hasil
yang berpotensi permanen, dan bahkan fatal (Stacey, 2017).
C. Kesimpulan
Individu dapat saling terhubung melalui internet khususnya
media sosial yang menyediakan banyak aplikasi. Namun, media
sosial menjadi peluang besar untuk individu memberikan komentar
yang menyakitkan untuk orang lain. Komentar yang ditulis atau
diucapkan dilakukan dengan menghina bemtuk fisik orang lain yang
dikenal dengan istilah body shaming. Cyberbullying dan body
shaming menciptakan lingkungan online yang kurang empati,
karena cyberbullies tidak melihat langsung reaksi cybervictim.
Metode ini memungkinkan cyberbullies memiliki kekuatan untuk
mencaci maki dan menghancurkan harga diri cybervictim, sehingga
menyebabkan cybervictim merasa sangat terhina, memiliki harga diri
rendah, cemas, depresi dan bunuh diri. Sementara cyberbullies tidak
bertanggung jawab atas tindakannya.
Tipe cyberbullying dan body shaming, dua tipe menyakiti dan
online shaming termasuk individu yang mencari kekuasaan dan
kontrol atas cybervictim dan cyberbullies yang menggertak untuk
kesenangan semata menimbulkan rasa sakit dan penghinaan
terhadap seseorang. Kedua "jenis" cyberbullies ini merusak harga
91

