Page 57 - Pengembangan Paradigma Kompetensi Mengajar Guru PKn SD Era Industri 4.0
P. 57
perpustakaan,
surat kabar, TV, dll untuk mengetahui persoalan-persoalan publik;
Upaya mendapatkan informasi tentang persoalan publik dari
kelompok – kelompok kepentingan, pejabat pemerintah, lembaga-
lembaga pemerintah. Misalnya dengan cara menghadiri berbagai
pertemuan publik seperti : pertemuan organisasi siswa, komite
sekolah, dewan sekolah, pertemuan desa/BPD, pertemuan wali kota,
LSM, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
3. Mempengaruhi proses politik, pemerintah baik secara
formal maupun informal, yang termasuk ketrampilan ini al.:
Melakukan simulasi tentang kegiatan : kampanye, pemilu,
dengar pendapat di DPR/DPRD, pertemuan wali kota, lobby,
peradilan;
Memberikan suara dalam suatu pemilihan;
Membuat petisi;
Melakukan pembicaraan/memberi kesaksian di hadapan
lembaga publik;
Bergabung atau bekerja dalam lembaga advokasi untuk
memperjuangkan tujuan bersama atau pihak lain;
Meminta atau menyediakan diri untuk menduduki jabatan tertentu.
Sumber : Diolah dari Center for Civic Education (1994). National
Standard for Civics and Government, p. 127-135.
3. Karakter Kewarganegaraan
49