Page 62 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 62

berbeda.  Namun,  pengetahuan  mereka  yang  ada  mungkin  tidak
            cukup untuk mengarahkan siswa MLT untuk menciptakan produk
            rekayasa  yang  inovatif  dan  bermanfaat.  Agar  sebuah  produk
            disebut  kreatif,  ketiga  elemen  itu  penting:
                  Kebaruan,  Resolusi,  dan  Gaya.  Produk  harus  orisinal,
            estetis,  dan  juga  praktis.  Pada  hakekatnya,  tidak  ada  satu  pun
            produk  yang  dibuat  oleh  mahasiswa  MLT  maupun  non-MLT
            dapat  diberi  label  kreatif  karena  setiap  produk  tidak  memiliki
            setidaknya salah satu unsur kreativitas produk.

            Kesimpulan
                  Penggunaan  materi  pembelajaran  multimedia  seperti  yang
            ditunjukkan dalam penelitian ini berpotensi untuk meningkatkan
            kinerja kreatif siswa. Namun, materi pembelajaran harus dirancang
            dan  dikembangkan  dengan  tepat sehingga  beban  kognitif  dapat
            dikelola  secara  efektif.  Melalui  ini,  representasi  pengetahuan
            yang cukup dapat dibangun untuk pemrosesan kognitif kreatif dan
            untuk membuat produk kreatif.
                  Studi  ini  telah  menemukan  bahwa  dengan  penerapan
            prinsip-prinsip desain, MLT tampaknya tidak berhasil mengelola
            beban  kognitif  kecuali  mungkin  untuk  aspek  animasi  MLT.  Ini
            dengan demikian mengurangi kapasitas pemrosesan memori kerja
            terutama untuk pemrosesan kognitif kreatif. Jumlah representasi
            pengetahuan  yang  bisa  diproses  dalam  memori  kerja  terbatas.
            Keberhasilan siswa untuk membangun representasi pengetahuan
            yang  cukup  untuk  pemrosesan  kreatif  dikompromikan.  Temuan
            sesuai  dengan  literatur  kreativitas  di  mana  pengetahuan  yang
            tidak memadai dilaporkan menghambat proses kreatif. Akibatnya,
            kinerja siswa dalam berpikir dan membuat produk kreatif menjadi
            agak kurang lengkap. Siswa mampu menghasilkan ide-ide yang
            fleksibel dan orisinal, tetapi tidak lancar. Hal ini tercermin dalam
            pembuatan  produk  mereka.  Mereka  mampu  membuat  produk


                                                                          51
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67