Page 60 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 60

MLT Meningkatkan Pemikiran Kreatif Siswa
                  Dalam  penelitian  ini,  kemampuan  berpikir  kreatif  diukur
            sebagai  Fluency,  Flexibility  dan  Originality.  Kefasihan  adalah
            jumlah ide yang dihasilkan dalam klasifikasi dan waktu tertentu.
            Fleksibilitas adalah berbagai kategori  yang berbeda dari ide-ide
            yang  dihasilkan,  dan  alternatif  atau  pendekatan  yang  berbeda
            untuk  masalah  terkait.  Orisinalitas  melibatkan  keunikan  dan
            kebaruan dari ide-ide yang dihasilkan atau pemahaman masalah.
            Teori  kreativitas  asosiatif  mengklaim  bahwa  mengasosiasikan
            dan  menggabungkan  representasi  mental  dari  informasi  untuk
            ide- ide kreatif tergantung pada jumlah pengetahuan yang terlibat
            dalam  asosiasi  jarak  jauh  (Colliot  &  Jamet,  2018)  Selain  itu,
            pemrosesan  kognitif  untuk  tingkat  kemampuan  kognitif  kreatif
            yang  lebih  tinggi  membutuhkan  atribut  kognitif  tambahan.
            Hasilnya menunjukkan bahwa siswa MLT mampu menghasilkan
            ide-ide  yang  lebih  fleksibel  dan  orisinal  daripada  ide-ide  yang
            lancar.  Dalam  studi  ini,  kapasitas  memori  kerja  untuk
            mengasosiasikan  dan  mengintegrasikan  elemen  informasi
            mungkin telah mampu menghasilkan ide-ide  yang fleksibel dan
            orisinal  tetapi  tidak  cukup  untuk  menghasilkan  ide-ide  yang
            lengkap untuk  disebut  kreatif.  Ini mungkin  efek  dari  penerapan
            prinsip-prinsip  desain  ganda  di  MLT  di  mana  konflik  antara
            beban mencegah siswa menghasilkan ide-ide kreatif.
                  Selain itu, siswa MLT menyatakan bahwa dengan melihat
            gerakan dan mekanisme (dalam animasi) memungkinkan mereka
            untuk  berpikir  lebih  dalam  dan  menghasilkan  ide-ide  yang
            mengarahkan  mereka  untuk  memecahkan  masalah  terkait
            mekanisme.  West,  1991  mendalilkan  bahwa  kemampuan
            memvisualisasikan menentukan tingkat kreativitas individu. Dia
            meneliti  individu  terkemuka  seperti  Einstein,  dan  menyatakan
            bahwa individu terkemuka memiliki kemampuan visualisasi yang
            hebat, yang memungkinkan mereka untuk melihat masalah dari


                                                                          49
   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65