Page 55 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 55

mendefinisikan  kinerja  dalam tes  transfer  sebagai  kemampuan
              siswa  untuk  memanfaatkan  pengetahuan  mereka  dalam  situasi
              baru atau untuk memecahkan masalah dengan cara baru, dia tidak
              secara khusus mendefinisikan kreativitas.
                    Oleh karena itu pada bab ini bertujuan untuk memanfaatkan
              prinsip-prinsip pembelajaran multimedia untuk merancang materi
              pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kinerja kreatif
              siswa. Makalah ini melaporkan penelitian yang mengembangkan
              multimedia  learning  tool  (MLT)  mata  kuliah  teknik  mesin
              berdasarkan Cognitive Theory of Multimedia Learning (CTML)
              (Mayer,  2009).  Fokusnya  adalah  pada  efek  penggunaan  MLT
              pada pemikiran kreatif dan kreativitas produk mahasiswa teknik.
              Diasumsikan  bahwa  jika  kinerja  kreatif  siswa  dicapai  dengan
              menggunakan  MLT,  materi  pembelajaran  multimedia  akan
              membantu  siswa  untuk  menghasilkan  dan  membangun
              representasi  pengetahuan  yang  cukup  untuk  pemahaman  dan
              pemrosesan kognitif kreatif.

              Pemrosesan Kognitif Kreatif
                    Ada  empat  perspektif  teoritis  kunci  pada  kreativitas  yang
              menekankan  proses  kreatif  sebagai  pemrosesan  kognitif
              informasi,  dan  pentingnya  konstruksi  representasi  pengetahuan
              untuk kinerja kreatif. Teori ini mengusulkan bahwa pengetahuan,
              keterampilan,   dan    pengalaman     yang   diperlukan    perlu
              dikumpulkan dan diperoleh dalam tahap persiapan. Hal ini dapat
              dilakukan  melalui  kegiatan  pembelajaran  seperti  menonton
              multimedia, mendengarkan ceramah atau membaca. Representasi
              pengetahuan  mental  yang  dikumpulkan  pada  tahap  ini  dapat
              menentukan kinerja kreatif pada tahap selanjutnya (Gross et al.,
              2017).  Volume  representasi  pengetahuan  yang  tinggi  menjadi
              fleksibel pada tahap selanjutnya dari proses kreatif ketika dapat
              dengan  bebas  dipasang  kembali  ke  dalam  struktur  mental  baru.


              44
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60