Page 58 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 58
pada Gambar. 1). Model ini mempertimbangkan perbedaan antara
representasi informasi verbal dan grafis yang disajikan dalam
materi pembelajaran dan bagaimana representasi informasi yang
berbeda ini diproses oleh sistem kognitif. Model ini
mengasumsikan dan mempertimbangkan saluran terpisah untuk
menerima dan memproses informasi, keterbatasan memori kerja
dan sistem pemrosesan aktifnya. Model ini melihat efektivitas
pemrosesan informasi dalam memori kerja dengan
mempertimbangkan beban kognitif yang dikenakan pada memori
kerja.
Desain bahan pembelajaran harus mempertimbangkan
kompleksitas sistem kognitif sehingga informasi yang diproses
dalam memori kerja dapat dibangun dan ditransfer ke dalam dan
diambil dari memori jangka panjang tanpa membebani memori
kerja secara kognitif Saat beban pada memori kerja dapat dikelola
dan dikurangi, kapasitas pemrosesan memori kerja meningkat.
Hal ini dapat menyebabkan perolehan informasi, konstruksi
pengetahuan dan akhirnya pemrosesan kognitif kreatif. Beban
yang sesuai dalam memori kerja memudahkan pemrosesan
informasi untuk mendukung pembelajaran yang bermakna dan
menghasilkan ide-ide baru (R. E. Mayer, 2017).
Model CTML tidak menekankan pemrosesan kognitif
kreatif. Sebaliknya, Mayer, 2017 mendefinisikan pembelajaran
bermakna sebagai kemampuan siswa untuk memanfaatkan
dengan cara baru informasi yang disajikan dalam materi
pembelajaran. Di sisi lain, perspektif teoretis yang dibahas dalam
Bagian 2.1 menunjukkan bahwa representasi pengetahuan yang
dibangun dalam memori dapat menentukan kreativitas seseorang.
Hal ini karena tugas pemrosesan kognitif yang kompleks seperti
pemahaman, penalaran dan bahkan proses kreatif juga terjadi
dalam memori kerja (Lehmann et al., 2016) Oleh karena itu kami
berasumsi bahwa materi pembelajaran yang dapat membantu
47

