Page 57 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 57
Proses kreatif sebagai proses asosiatif di mana representasi
pengetahuan atau ide- ide dihubungkan melalui asosiasi jarak jauh.
Teori ini berhipotesis bahwa representasi pengetahuan perlu
dikaitkan dari jarak jauh menjadi sesuatu yang berguna atau yang
memenuhi persyaratan tugas. Semakin jauh asosiasinya, semakin
kreatif kombinasinya (Ebert et al., 2015) Individu yang kreatif
memiliki tingkat respons yang tinggi terhadap asosiasi
dibandingkan dengan individu yang kurang kreatif, dan jumlah
asosiasi yang lebih tinggi dan stabil dapat membantu orang
tersebut memecahkan masalah (Dan & Reiner, 2018)Kerangka
teoritis ini juga menekankan pentingnya memiliki representasi
pengetahuan yang cukup dalam sistem kognitif untu. k asosiasi
kreatif yang akan dihasilkan.
Keempat perspektif teoretis yang dibahas di atas
menyatakan bahwa proses kreatif melibatkan pemrosesan
informasi secara kognitif. Representasi pengetahuan perlu
diperoleh dan dibangun agar proses kreatif terjadi. Volume
representasi pengetahuan yang lebih tinggi yang diperoleh dan
dibangun dalam memori memungkinkan integrasi baru dan unik
dari struktur mental. Potensi kreatif karena itu tergantung pada
konstruksi representasi pengetahuan dan kemampuan untuk
secara fleksibel dan divergen mengintegrasikan dan
mengasosiasikannya untuk struktur mental informasi yang baru.
Model Sistem Kognitif untuk Pemrosesan Informasi dan Kreativitas
Untuk memastikan pemrosesan kognitif yang efektif,
penting untuk memahami sistem kognitif. The Cognitive Theory
of Multimedia Learning (CTML) (Mayer, 2017) menyajikan
kerangka teori yang mempertimbangkan struktur sistem kognitif
untuk menentukan desain materi pembelajaran yang tepat agar
pembelajaran bermakna terjadi. CTML mengusulkan model
kognitif untuk pemrosesan informasi (seperti yang digambarkan
46

