Page 287 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 287

menjemputnya.  Pada  kondisi  shalat,  Tsa’labah  menjumpai
            ajalnya.  Berpulang  ke  haribaan  Tuhannya  dengan  tenang
            berselimut khusnul khatimah.
                 Seusai shalat, Rasulullah mendatangi Tsa’labah. “Wahai
            Salman, siramilah ia dengan air.” Salman pun berkata, “Ya
            Rasulullah,  sesungguhnya  ia  sudah  wafat.”  Tiba-tiba
            Khamshanah, anak perempuan Tsa’labah, datang ke masjid.
            Khamshanah     bertanya   kepada   Rasulullah,   “Wahai
            Rasulullah,  bagaimana  kabar  ayahku.  Sesungguhnya  aku
            telah sangat merindukannya.”

                 Beliau menjawab, “Masuklah engkau ke dalam masjid.”
            Anak  perempuan  itu  pun  masuk  ke  dalam  masjid  dan
            mendapati  ayahnya  telah  wafat.  Iapun  menangis  sedih
            menjumpai ayahnya  yang telah  wafat  itu.   Saat  memegang
            kepala  ayahnya,  Khamshanah  berkata  dengan  mata  yang
            sembab oleh air mata, “Ayah, kini siapakah yang akan aku
            ikuti setelah engkau tiada?”.
                 Mendengar  perkataan  Khamshanah  itu,  Rasulullah
            lantas  berkata,  “Wahai  Khamshanah,  apakah  engkau  tidak
            suka  apabila  aku  menjadi  ayahmu  dan  Fatimah  menjadi
            kakakmu?”    Mendengar    itu,   Khamshanah    seketika
            mendongak  ke  arah  Rasulullah  seraya  berkata,  “Tentu
            senang,  sangat  senang  wahai  Rasulullah.”  Khamshanah
            mendapatkan pelipur lara tak terperi di tengah duka yang
            menyelimuti jiwanya.
                 Ketika jenazah Tsa’labah diantar ke kubur, Rasulullah
            ikut  mengiringkan  jenazahnya.  Manakala  sampai  di  bibir
            liang  kubur,  beliau  berjalan  dengan  ujung  jari  kakinya.
            Sewaktu  pulang,  Umar  menanyakan  perihal  itu.  “Ya
            Rasulullah, aku tadi melihat engkau berjalan dengan ujung
            jari kaki. Gerangan apakah yang terjadi?” tanya Umar.

            274 | Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca
   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292