Page 112 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 112
kebijakan secara cermat dengan cara mengetahui efektivitas masing-
masing komponennya. Dari pengetian tersebut suatu program bila
sudah diketahui hasil kegiatannya sebagai suatu harapan yang
diinginkan dari program tersebut jika hasilnya tidak memuaskan, maka
dapat dicari dimana letak komponen yang kurang atau tidak berjalan
dengan semestinya dalam mendukung pencapaian tujuan program.
Stufflebearn dan Shinkfield (2007) menyebutkan bahwa “a program
evaluation theory is a coherent set of conceptual, hypothetical,
pragmatic, and ethical principles forming a general framework to
guide the study and practice of program evaluation. Dari konsep
tersebut, evaluasi program merupakan suatu proses untuk mencoba
menyesuaikan data obyektif dari awal hingga akhir pelaksanaan
program sebagai dasar penilaian terhadap tujuan program (Suherman,
2013) yang dilakukan secara terencana, sistematik dan terarah.
Dari pendapat tersebut, evaluasi program dilakukan sebagai upaya
untuk mengumpulkan, menyusun, mengolah dan menganalisis fakta,
data dan informasi untuk mengumpulkan harga nilai evaluasi yang
merupakan bagian terpenting dalam setiap kegiatan ataupun program,
sehingga tidak ada satu kegiatan pun yang dapat terlaksana dengan baik
tanpa evaluasi.
Kemudian pendapat Mardapi menyebutkan bahwa “evaluasi
program adalah metode untuk mengetahui dan menilai efektivitas suatu
program dengan membandingkan kriteria yang telah ditentukan atau
tujuan yang ingin dicapai dengan hasil yang dicapai (Mardapi, 2012).
Hasil yang dicapai dimaksudkan adalah berupa informasi sehingga
dapat diguanakn sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan
keputusan serta dalam penentuan kebijakan. Dengan demikian jenis
105

