Page 108 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 108
ukuran apakah konselor sekolah benar-benar telah melakukan sesuatu
yang berharga dan yang diharapkan oleh sekolah yang selalu dinamis
dan berkembang. Dengan demikian yang dimaksudkan unjuk kerja
konselor sekolah adalah cara kerjanya konselor disekolah atau
madrasah itu dalam mewujudkan tugas dan perannya pada pelaksanaan
pelayanan bimbingan dan konseling.
B. Indikator Keberhasilan Unjuk Kerja Konselor
Dalam usaha memberikan konstribusi terhadap tugas dan peranan
konselor di masa yang akan datang, dimana tugas-tugas dan peranan
tersebut semakin berat dan bahkan dapat menjadi tantangan yang berat
dalam pelaksanaannya, maka haruslah menjadi perhatian yang serius
dan lebih matang dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut. Oleh
karena itu Prayitno (2015: 360) memberikan rumusan tentang unjuk
kerja itu mengacu kepada wawasan dan keterampilan yang hendaknya
dapat ditampilkan oleh para lulusan program studi bimbingan dan
konseling. Rumusan yang disampaikan oleh Prayitno tersebut sekaligus
dapat dijadikan indikator keberhasilan unjuk kerja konslor.
Rumusan unjuk kerja tersebut meliputi 28 gugusan yang masing-
masing terdiri dari atas sejumlah butir unjuk kerja. Keseluruhan 28
gugusan dari rumusan tersebut adalah:
(1) Mengajar dalam bidang psikologi dan bimbingan dan konseling.
(2) Mengorganisasikan program bimbingan dan konseling.
(3) Menyusun program bimbingan dan konseling.
(4) Memasyarakatkan pelayanan bimbingan dan konseling.
(5) Mengungkapkan masalah klien.
101

