Page 94 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 94

1.  Ruang   konseling   berfungsi   sebagai   tempat   peserta   didik
                     mendapatkan  layanan  konseling  dari  konselor  berkaitan  dengan

                     pengembangan  pribadi,  sosial,  belajar, dan karir.
                  2.  Luas minimum  ruang  konseling  9 m
                                                        2.
                  3.  Ruang  konseling  dapat  memberikan  kenyamanan  suasana  dan

                     menjamin  privasi  peserta didik.
                  4.  Ruang  konseling  dilengkapi  berbagai  sarana penunjang  lainnya

                     Fasilitas  ruangan  yang  diharapkan  tersedia  ialah  ruangan  tempat

                  bimbingan  yang  khusus  dan  teratur,  serta  perlengkapan  lain  yang
                  memungkinkan  tercapainya  proses  pelayanan  bimbingan  dan  konseling

                  yang  bermutu.  Ruangan  itu  hendaknya  sedemikian  rupa,  sehingga  di
                  satu  segi  para  konseli/konseli  yang  berkunjung  ke  ruangan  tersebut

                  merasa  nyaman,  dan  segi  lain  di  ruangan  tersebut  dapat  dilaksanakan
                  pelayanan  dan  kegiatan  bimbingan  dan  konseling  lainnya  sesuai

                  dengan  asas-asas  dan  kode  etik  bimbingan  dan  konseling.  Khusus

                  ruangan  konseling  individual  harus  merupakan  ruangan  yang  memberi
                  rasa aman, nyaman  dan menjamin  kerahasiaan  konseli.

                     Di  dalam  ruangan  hendaknya  juga  dapat  disimpan  segenap
                  perangkat  instrumen  bimbingan  dan  konseling,  himpunan  data  konseli,

                  dan  berbagai  data  serta  informasi  lainnya.  Ruangan  tersebut  hendaknya

                  juga  mampu  memuat  berbagai  penampilan,  seperti  penampilan
                  informasi  pendidikan  dan  jabatan.  Pada  prinsip  fasilitas  pelayanan,

                  ruangan  itu  hendaklah  nyaman  yang  menyebabkan  para  pelaksana
                  bimbingan  dan  konseling  betah  bekerja,  termasuk  siswa  yang

                  memperoleh  pelayanan  bimbingan  dan  konseling.  Kenyamanan  itu

                  merupakan  modal  utama  bagi  kesuksesan  program  pelayanan  yang
                  disediakan.


                                                   87
   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99