Page 191 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 191

diyakini  bahwa  mereka  tidak  memiliki  mudharat
                    maupun  manfaat  bagi  dirinya  sendiri,  baik  ketika
                    masih  hidup  maupun  setelah  meninggal  dunia,
                    apalagi orang Islam.

                 14. Keempat  belas;  ziarah  kubur  adalah  sunah  yang
                    disyariatkan dengan cara-cara yang diajarkan oleh
                    Rasulallah SAW. Akan tetapi meminta pertolongan
                    kepada penghuni kubur, siapapun mereka, berdoa’
                    kepadanya,  hajat  kepadanya  (baik  dari  dekat
                    maupun     dari   jauh),   bernadar   untuknya,
                    membangun         kuburnya,      menghiasinya,
                    memberinya penerangan dan mengusapnya (untuk
                    mengambil berkah), juga bersumpah dengan selain
                    Allah  SWT  dan  segala  sesuatu  yang  serupa
                    dengannya  adalah  bid’ah  besar  yang  wajib
                    diperangi.   Dilarang   keras   mencari   takwil
                    (pembenaran)  terhadap  amalan-amalan  tersebut,
                    demi menutup pintu fitnah yang lebih parah lagi.
                 15. Kelima  belas;  berdoa  kepada  Allah  disertai
                    tawassul   (perantara)   dengan    salah   satu
                    mahkluknya  adalah  perbedaan  dalam  masalah
                    furu’  tentang  tatacara  berdoa  bukan  termasuk
                    masalah akidah.
                 16. Keenam  belas;  tradisi  yang  salah  tidak  dapat
                    mengubah hakikat arti lafal-lafal yang sudah baku
                    dalam syariat, maka seharusnya dipahami kembali
                    makna  yang  dimaksud  oleh  lafal-lafal  syariat  dan
                    tunduk  kepadanya.  Sebagaimana  kita  pun  harus
                    berhati-hati  terhadap  berbagai  istilah  yang
                    menipu, yang sering digunakan dalam pembahasan
                    masalah-masalah  dunia  dan  agama.  Ibrah  (yang


            184 | Asep Solikin
   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196