Page 194 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 194

ALI SYARIATI


                  Nabi selalu berpihak kepada kaum lemah dalam upaya
                           menghancurkan kekuasaan lalim.


                   Ketika  terjadi  pergolakan  yang  sangat  luar  biasa
               terhadap kekuasaan Reza Pahlevi, maka ada dua kekuatan
               yang  berpengaruh  dalam  perjalanan  Revolusi  Islam
               tersebut. Dua kelompok itu adalah dari kalangan ulama dan
               kalangan  intelektual.  Adapun  mereka  yang  bergerak  dari
               kalangan  ulama  adalah  Ayatullah  Syaikh  Murthada
               Mutahari,  Ayatullah  Khomeini,  dan  lain  sebagainya.  Juga
               dalam  kalangan  intelektual  yang  memang  lebih  sedikit
               diterima  dalam  kalangan  mansyarakat  Iran,  kecuali  hanya
               beberapa saja yang didalamnya adalah Ali Syariati.
                   Ada  banyak  orang  memandang  siapa  dan  bagaimana
               tipe  Ali  Syariati  itu  sesungguhnya.  Orang  terkadang
               memandang  dia  sebagai  seorang  sosiolog  yang  tertarik
               pada  hubungan  antara  teori  dan  praktek,  antara  ide-ide
               yang  abstrak  dan  kekuatan-kekuatan  sosial,  dan  antara
               kesadaran  serta  hakekat  manusia  sebenarnya.  Atau  ada
               pula  yang  memahami  bahwa  dia  adalah  pengikut  paham
               syiah  yang  fanatik  aliran  dua  belas.  Atau  yang  paling
               terkenal  adalah  keberadaan  dirinya  sebagai  penceramah
               umum yang bersemangat, penyh dengan gaya penyampaian
               yang memikat dengan bahasa yang sangat berapi-api.

                   Oleh  karenanya  setia  ia  melakukan  usahanya  untuk
               melakukan  pencerahan,  maka  banyak  orang-orang  Rezim
               Pahlevi yang membuntutinya, salah astunya adalah SAVAK
               (polisi  rahasia  iran  yang  dilatih  CIA  atau  Zionis).  Dalam

                                             Menelisik Pemikiran Islam | 187
   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199