Page 201 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 201

demikian    adalah   merupakan    tungga    tunggangan
            kolonialisme dan imperialisme yang semakin memperkuat
            dinegara-negara  ketiga  (terbelakang).  Karena  itu  Ali
            berpendapat bahwa  untuk  keluar  dari kondisi  ini ada  dua
            jalan  yang  mesti  dilakukan  oleh  umat  Islam,  pertama;
            revolusi  nasional,  yaitu  yang  bertujuan  untuk  menghabisi
            dan mengakhiri dominasi barat terhadap dunia-dunia yang
            terbelakang,   juga   sebagai   usaha   mempertahankan
            keberadaan atas kebudayaan suatu negeri.
                 Kedua;  revolusi  sosial,  yaitu  menghapus  semua
            ketertindasan,  ketidakadilan,  dan  kemiskinan  yang  melilit
            kondisi  umat,  untuk  bangkit  dan  menjadi  dinamis  hidup
            tnpa  kelas.  Maka  sebagai  usahanya  ia  menyeru  kepada
            seluruh masyarakat muslin dunia ketiga untuk kembali dan
            melestarikan  kebudayaan  setempat  termasuk  warisan
            keagamaan  sebelum  mereka  memrangi  segala  bentuk
            ketimpangan  tersebut.  karena  hanya  dengan  kembali  dan
            pemulihan  warisan kebudayaan itulah,  maka  rakyat  dunia
            ketiga  akan  menemukan  dan  sampai  pada  kedewasaan
            hingga  dapat  mengikuti  dan  bersama-sama  menikmati
            teknologi tanpa harus kehilangan harga diri.
                 Ideologi  Islam  yang  merupakan  landasan  yang  selalu
            digunakan Ali menjadi tema-tema yang selalu memperkuat
            setiap  pembicaraannya.  Maka  dimana  pun  ia  berbicara,
            pendapatnya tak lepas dari penghembusan asas-asas Islam
            dan  semboyan-semboyan  keadilan  serta  kesejahteraan.
            Maka  ada  beberapa  pandangannya  tentang  Islam  yang
            selama  ini  dipolitisir  oleh  ulama  hingga  terkotakkotan.  Ia
            menulis;  “adalah  perlu  menjelaskan  tentang  apa  yang
            dimaksud  dengan  Islam.  Islam  adalah  keadilan  dan
            kepemimpinan  yang  pantas.  Bukan  Islamnya  penguasa,
            aristokrasi dan kelas atas. Islam kebebasan, kemajuan dan

            194 | Asep Solikin
   196   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206