Page 143 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 143
kemajuan inovasi teknologi yang dapat diberikan secara online
dan tatap muka dan sebagai solusi menjawab tantangan dalam
merangkai pembelajaran dan pengembangan individu siswa
(Montoya, 2019). (Dziuban et al., 2018) menyatakan bahwa
blended learning telah mengkonfigurasikan dirinya dalam normal
baru. Blended learning menawarkan potensi untuk meningkatkan
proses belajar mengajar dalam lingkungan pendidikan yang lebih
responsif terhadap gaya hidup siswa kontemporer. Penerapan
Blended Learning dalam pembelajaran menurut (Graham, 2011)
dilakukan karena tiga alasan , yaitu pengembangan pedagogi,
peningkatan akses dan fleksibilitas, serta efektivitas biaya.
Beberapa tantangan yang mungkin muncul juga muncul
pada penerapan bleded learning ini diantaranya kurangnya sarana
dan prasarana seperti tidak tersedianya LMS padahal penggunaan
LMS sangat amat dapat membantu demi keberhasilan penerapan
blended learning. (Izzudin Syarif, 2012) Juga tidak adanya
pelatihan guru sebelum penerapan blended learning ataupun
pelatihan dalam melaksanakan pendidikan jarak jauh. Fasilitas
yang dimiliki peserta didik juga menjadi tantangan lain.
Fakta yang terjadi di lapangan tidak semua peserta didik
memiliki handphone ataupun komputer pribadi. Ada beberapa
murid yang handphone-nya masih meminjam kepada orang tua.
Belum lagi perihal ketersediaan kuota internet dan jangkauan
sinyal internet disetiap peserta didik dan guru berbeda, menjadi
penyebab blended learning tidak dapat dilakukan dan dengan
terpaksa harus berganti menjadi e-learning yang hanya
memanfaatkan video pembelajaran yang dikirimkan guru.
Keberhasilan blended learning ini dipengaruhi juga oleh kerja
sama yang dilakukan wali murid. Sedangkan kenyataannya tidak
jarang pada saat dilaksanakannya virtual classroom ada beberapa
peserta didik yang meminta izin meninggalkan virtual classroom
dikarenakan harus membantu orang tuanya. Ataupun ada beberapa
132

