Page 33 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 33

Efek Kritis Teori Kognitif Pembelajaran Multimedia
                    Mayer (2017) juga menyarankan efek kritis dari presentasi
              multimedia  sebagai  berikut:  (a)  efek  multimedia,  (b)  efek
              koherensi,  (c)  efek  kedekatan,  dan  (d)  efek  personalisasi.  Efek
              multimedia.  Efek  paling  mendasar  dari  metode  presentasi
              menyangkut apakah presentasi multimedia lebih efektif daripada
              presentasi media tunggal. Melalui efek multimedia, siswa belajar
              lebih  dalam  dari  penjelasan  multimedia  yang disajikan  dalam
              kata-kata  dan  gambar  dari  pada  kata-kata  saja.  Sebagai  contoh,
              perhatikan  pelajaran  buku  teks  tentang  cara  kerja  rem  di  mana
              penjelasannya disajikan dalam kata-kata tercetak (kelompok kata-
              saja) atau dalam kata-kata tercetak bersama dengan ilustrasi yang
              menyertainya  (kelompok  kata-dan-gambar).  Dalam  serangkaian
              tiga  penelitian  yang  melibatkan  rem  (Mayer  dan  Anderson,
              1991), kelompok  kata-dan-gambar  menghasilkan  rata-rata  79%
              lebih banyak solusi kreatif pada tes transfer pemecahan masalah
              daripada kelompok kata-saja.
                    Ketika media terdiri dari teks dan ilustrasi cetak, ada efek
              multimedia yang kuat. Demikian pula,  pertimbangkan pelajaran
              berbasis komputer tentang cara kerja rem yang menyajikan narasi
              yang  menjelaskan  langkah-langkah  cara  kerja  rem  (kelompok
              kata-saja)  atau  narasi  bersama  dengan  animasi  bersamaan
              (kelompok kata-dan gambar). Ketika media terdiri dari teks lisan
              dan animasi, ada efek multimedia yang kuat.
                    Efek  koherensi.  Efek  penting  lain  dari  metode  presentasi
              menyangkut apa yang terjadi ketika presentasi mencakup materi
              yang menarik tetapi tidak relevan (yang disebut detail menggoda)
              untuk  penjelasan  multimedia.  Efek  koherensi  mengacu  pada
              temuan  bahwa  siswa  belajar  lebih  dalam  dari  penjelasan
              multimedia ketika materi asing dikeluarkan daripada dimasukkan.
              Misalnya,  Mayer  (2017)  menyatakan  bahwa  grup  presentasi
              ringkas  menghasilkan  median  solusi  kreatif  90%  lebih  banyak


              22
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38