Page 30 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 30
Teori Penting Berdasarkan Teori Kognitif Pembelajaran
Multimedia
Teori kognitif Mayer tentang pembelajaran multimedia
(2017) didasarkan pada teori pengkodean ganda Paivio (1986),
load theory, dan model memori kerja Baddeley (1992) yang
membantu menjelaskan aliran informasi antara penyimpanan
memori presentasi multimedia (mis. memori, memori kerja, dan
memori jangka panjang). Oleh karena itu, penting untuk mengkaji
teori dual-coding, load theory, dan model memori kerja yang
didasarkan pada teori kognitif pembelajaran multimedia Mayer
(2001).
Teori pengkodean ganda. Teori pengkodean ganda
menyajikan model kognitif pembelajaran multimedia yang
dimaksudkan untuk mewakili sistem pemrosesan informasi
manusia. menjelaskan bahwa sistem verbal dan visual dapat
diaktifkan secara independen, tetapi ada interkoneksi antara dua
sistem yang memungkinkan pengkodean ganda informasi. Dalam
studi Paivio selanjutnya, representasi mental siswa membangun
pengetahuan mereka lebih efektif ketika kelompok representasi
mental nonverbal dan verbal memiliki koneksi.
Teori beban. Menurut teori beban kognitif siswa mungkin
tidak dapat mengembangkan pemahaman tentang isi pembelajaran
jika bahan ajar memiliki terlalu banyak informasi asing. Karena
memori kerja pada informasi terbatas, pembelajaran bermakna
tidak dapat terjadi saat saluran pemrosesan kelebihan beban
Singkatnya, Mayer (2017) menunjukkan bahwa beban kognitif
seimbang ketika peserta didik memproses materi yang disajikan
melalui mata mereka (misalnya, animasi) dan telinga (misalnya,
kata-kata yang disajikan dalam narasi). Sebaliknya, ketika
gambar dan kata-kata adalah keduanya disajikan secara visual
(misalnya, animasi dan teks), saluran visual/gambar dapat
menjadi kelebihan beban. Namun, saluran pendengaran/verbal
kurang dimanfaatkan.
19

