Page 42 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 42
memerlukan pemahaman beberapa teori seperti teori kognitif
pembelajaran multimedia, yang mendalilkan tiga asumsi yang
menggambarkan bagaimana orang belajar dari materi multimedia
instruksional. Asumsi ini dapat diutarakan sebagai saluran ganda,
kapasitas terbatas, dan pemrosesan aktif (Alemdag dan Cagiltay,
2018).
Dual-channel mengasumsikan bahwa pelajar memiliki
banyak saluran untuk memisahkan informasi visual dan auditori.
Pembatasan/kapasitas terbatas mengasumsikan bahwa ada
batasan beban data yang dapat diproses di setiap saluran.
Memahami ini akan memungkinkan guru tidak membebani
pelajar dengan banyak informasi. Di sisi lain, pelajar akan
menyadari keterbatasan atau kemampuan pemrosesan informasi
mereka. Pemrosesan aktif mengusulkan bahwa dalam hal
pemilihan, pengorganisasian, dan integrasi informasi, manusia
adalah agen aktif dan mampu mengelola bentuk-bentuk informasi
yang berinteraksi dengan mereka.
Penggunaan TIK yang tepat dalam pengajaran mengubah
lingkungan belajar dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada
peserta didik seperti halnya mengubah semua aspek kehidupan
manusia (Canham & Hegarty, 2010). Pergeseran dari pengajaran
ke pembelajaran menciptakan pembelajaran yang berpusat pada
siswa di mana guru ada sebagai fasilitator dan bukan orang bijak
di atas panggung, sehingga mengubah peran guru dari pemancar
pengetahuan menjadi fasilitator. , navigator pengetahuan dan
rekan pembelajar. (Crompton & Burke, 2018) menyimpulkan
bahwa penerapan teknologi multi-media memastikan
penyampaian pengajaran di kelas yang sangat produktif, menarik,
memotivasi, interaktif dan berkualitas sambil menangani
kebutuhan pelajar yang beragam.
31

