Page 84 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 84
memanfaatkan lingkungan sebagai sasaran belajar, sumber
belajar, dan sarana belajar. Belajar yang berbasis lingkungan
sekitar memberikan nilai lebih, baik bagi si pembelajar itu sendiri
maupun bagi lingkungan sekitar. Katakanlah belajar ilmu alam,
maka lingkungan alam sekitar dapat menjadi laboratorium alam.
Pembelajaran ini dapat dilakukan sembari melakukan
pemberdayaan (empowering) terhadap kehidupan alam dan
ekosistem, sementara si pembelajar dapat melakukan proses
pembelajaran dengan lebih baik dan efisien.
Pembelajaran dengan media berbasis lingkungan sangat
efektif diterapkan di sekolah dasar. Konsep-konsep sains dan
lingkungan sekitar murid dapat dengan mudah dikuasai murid
melalui pengamatan pada situasi yang konkret dalam menguasai
konsep energi dan perubahannya. Dampak positif dari
diterapkannya media berbasis lingkungan yaitu murid dapat
terpacu sikap rasa keingintahuannya tentang sesuatu yang ada di
lingkungannya.
Lingkungan sebagai Media Pembelajaran
Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia (KUBI)
lingkungan diartikan sebagai bulatan yang melingkungi
(melingkari). Pengertian lainnya yaitu sekalian yang terlingkung
di suatu daerah. Media berbasis lingkungan merupakan media
pembelajaran yang menjadikan lingkungan disekitar murid
sebagai sumber belajar. Media pendidikan sangat penting sekali
untuk menunjang pencapaian tujuan pendidikan. Hamalik
(2004:194) dalam teorinya ―Kembali ke Alam‖ menunjukan
betapa pentingnya pengaruh alam terhadap perkembangan peserta
didik. Hamalik (2004: 195) Lingkungan (environment) sebagai
dasar pengajaran adalah faktor kondisional yang mempengaruhi
tingkah laku individu dan merupakan faktor belajar yang penting.
Pentingnya sumber belajar dalam pembelajaran sejarah
73

